[Update] Video Viral Anak Madiun Versi Bokeh Link Full Berdurasi 30 Detik

DOWNLOAD VIDEO

Hayo, siapa yang di sini sering mencari Video Viral Anak Madiun Versi Bokeh Link Full Berdurasi 30 Detik? Aplikasi semacam ini memungkinkanmu untuk membuat beragam video estetik dengan kualitas HD, loh. Menariknya, kamu nggak perlu lagi kok pakai kamera mahal seperti DSLR untuk melakukannya.

Buat yang belum tahu, bokeh effect di sini tidak merujuk pada video-video museum yang kerap dinikmati orang dewasa, melainkan sebuah efek yang membuat hasil tangkapan kameramu lebih menarik. Dengan menggunakan efek ini, kamu bisa membuat objek utama semakin jelas dan latar belakang lebih buram. Jadi lebih valuable, loh!

Nah, kalau kamu tertarik ingin mencari Video Viral Anak Madiun Versi Bokeh Link Full Berdurasi 30 Detik, Jaka sudah siapkan beberapa rekomendasi terbaiknya di sini. Langsung simak aja, yuk!

Selama bulan puasa Ramadan, banyak yang mengunggah video naratif berdurasi 30 detik yang viral di media sosial anak-anak Madiun. Padahal video viral anak-anak Madiun itu bisa saja berbuka puasa bagi yang menontonnya. Pasalnya, konten video viral Madiun merupakan perbuatan tidak senonoh.

Dimana dikabarkan pelaku wanita tersebut masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan di daerah Madiun Jawa Timur dan telah melakukan perbuatan asusila dengan seorang pria. Menurut berbagai sumber, video berdurasi 30 detik itu sempat membuat heboh di kawasan Madiun, Jawa Timur, di awal Ramadan.

Pasalnya, dalam video yang viral di kawasan Madiun itu, tampak sepasang remaja yang sedang mabuk mengungkapkan keinginannya. Adegan mesum dua anak manusia itu pertama kali tersebar di grup WhatsApp dan akhirnya menyebar ke sejumlah media sosial lainnya.

Kabar ini dibenarkan oleh Kabareskrim Polres Madiun, AKP Rian Wira Raja Pratama. “Betul,” kata AKP Rian Wira Raja singkat, Selasa (5/4) kemarin.

Kronologi Video Syur 30 Detik Gemparkan Warga Madiun, Dilakukan Suka Sama

Setelah ditelusuri, ternyata adegan cabul dua anak manusia yang masih berstatus pelajar SMK itu, mereka lakukan atas dasar kerelaan yang dikabulkan. “Kami menerima laporan video viral yang dibuat oleh sepasang kekasih,” kata Raja asal Tiban Jakarta.

Video berdurasi satu menit 30 detik yang memperlihatkan dua sejoli melakukan aksi memalukan tersebut beredar di media sosial sejak 26 Maret lalu. Ternyata video tersebut diambil oleh pasangan pria.

Namun, identitas pasangan muda tersebut belum diketahui secara pasti. Informasi terakhir, pelaku merupakan siswa SMK di wilayah Kabupaten Madiun. Ia mengatakan, saat itu polisi mendatangi lokasi saksi bisu merekam video viral Madiun yang kemudian mengenaskan.

Pada dasarnya, keduanya dalam masalah besar karena harus berurusan dengan keadilan. “Penyelidikan dimulai dengan instruksi dalam video,” jelasnya. Meski begitu, polisi belum menyelidiki dua remaja yang berperan dalam video tersebut. Dalam waktu dekat, polisi akan memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut.

“Sampai saat ini pihak kepolisian belum memeriksa kedua pelaku, jadi belum diketahui usia pelaku dalam video tersebut,” ujarnya.

Warga Berkomentar di Video Viral Anak-Anak Madiun

Dengan beredarnya video viral Madiun berdurasi 30 detik itu, diduga siswi salah satu SMK Kabupaten Madiun itu membuat heboh dunia maya. Video berdurasi satu menit 30 detik yang memperlihatkan dua sejoli melakukan aksi memalukan itu beredar di media sosial sejak 26 Maret 2022.

Jelas video itu diambil oleh pasangan pria. Namun, belum diketahui secara pasti identitas pasangan muda yang videonya cukup mengerikan itu. Kabar terbaru pelaku perempuan merupakan siswa SMK di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.

“Sayang videonya jadi viral karena siswa tetap harus belajar dengan baik meski seperti ini,” kata warga Eko Sunarso.

Geger Video Mesum Pelajar SMK Berdurasi 30 Detik di Madiun

Sementara itu, kepala sekolah yang bersangkutan, Wiwik Wiyati, belum bisa memastikan kepada wartawan bahwa pelaku dalam video viral di Madiun itu adalah salah satu muridnya.

“Kami juga tidak yakin karena kami juga tidak akan melihat. Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami juga tidak bisa membenarkan bahwa pelakunya adalah anak didik kami,” ujarnya. .

Ia tak memungkiri bahwa salah satu muridnya memiliki prestasi akademik yang buruk. Dia mengatakan bahwa sejak tanggal 23 dia tidak lagi menjadi siswa di sekolahnya. Seorang siswa yang putus sekolah karena ikut orang tuanya pindah ke daerah Surabaya.

“Kami juga tidak tahu kondisi di rumah, tapi kami bisa melihat kondisi anak ini yang menjadi korban (broken home, redaksi),” pungkasnya.

Lihat juga:

1699164736

By channa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *