[Update] Doa untuk Orang Meninggal Perempuan dan Laki (Lengkap)

Hayo, siapa yang di sini sering mencari Doa untuk Orang Meninggal Perempuan dan Laki (Lengkap)? Aplikasi semacam ini memungkinkanmu untuk membuat beragam video estetik dengan kualitas HD, loh. Menariknya, kamu nggak perlu lagi kok pakai kamera mahal seperti DSLR untuk melakukannya.

Buat yang belum tahu, bokeh effect di sini tidak merujuk pada video-video museum yang kerap dinikmati orang dewasa, melainkan sebuah efek yang membuat hasil tangkapan kameramu lebih menarik. Dengan menggunakan efek ini, kamu bisa membuat objek utama semakin jelas dan latar belakang lebih buram. Jadi lebih valuable, loh!

Nah, kalau kamu tertarik ingin mencari Doa untuk Orang Meninggal Perempuan dan Laki (Lengkap), Jaka sudah siapkan beberapa rekomendasi terbaiknya di sini. Langsung simak aja, yuk!






Doa untuk Orang Meninggal Perempuan dan Laki (Lengkap)



















Skip to content

Ketika seseorang meninggal, keluarga dan kerabat dekatnya sering kali berkumpul untuk mendoakan jiwa yang telah pergi. Doa untuk orang meninggal mencerminkan keyakinan bahwa setiap orang akan menghadapi akhirat setelah kematian.

Doa-doa yang dipanjatkan tersebut juga dipercaya dapat memberikan penghiburan dan bantuan secara spiritual bagi jiwa orang yang telah pergi mendahului. Dalam artikel ini, kita akan melihat seperti apa doa-doa yang dipanjatkan untuk orang yang sudah meninggal.

Doa untuk Orang Meninggal Lengkap (Arab, Latin, Indonesia)

Di bawah ini adalah kumpulan doa-doa yang dibacakan untuk orang meninggal:

1. Doa Ketika Mendengar Kabar Ada yang Meninggal

إنَّا ِللهِ وإنَّا إلَيْهِ رَاجِعُوْن وَإِنَّا إليَ رَبِّنِا َلمُنْقَلِبُون الَلهُمَّ اكْتُبْهُ عِنْدَكَ ِفي اُلمحِسنِينِ وِاجْعَلْ ِكتابَهُ ِفي ِعلّيِّين وَاْخلُفْهُ في أَهْلِهِ في الغَابِرين وَلا تحَرِْمْنا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

Innalillahi wa inna ilahi raji’un, wa inna ila rabbina lamunqalibun, allahummaktubhu indaka fil muhsinin, waj’al kitabahu fi’illiyyin, wakhlufhu fi ahlihi fil ghabirin, wa la tahrimnaa ajrahu wala taftinna ba’dahu.

Artinya: “Sesungguhnya kamu milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami kembali. Ya Allah, tuliskanlah ia di sisi-Mu termasuk golongan orang-orang yang baik. Jadikanlah catatannya di illiyyin. Gantilah ia di keluarganya dari orang-orang yang meninggalkan. Janganlah Engkau haramkan bagi kami pahalanya dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya.”

2. Doa untuk Orang Meninggal Perempuan

للَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahaa warhamhaa wa’aafi haa wa’fu anha wa akrim nuzula hu wa wassi’madkhola hu wahgsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa’aidz hu min’adzaabil qobri wa fitnati hi wa min’adzaabin naar.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran.

Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.”

3. Doa untuk Orang Meninggal Laki-laki

لَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’madkhola hu wahgsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa’aidz hu min’adzaabil qobri wa fitnati hi wa min’adzaabin naar.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia.

Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran.

Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.”

4. Doa saat Takziah

أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لمَيِّتِكَ

A’dlamallahu ajraka wa ahsana aza’aka wa ghafaraka li mayyitika

Artinya: “Semoga Allah memperbesar pahalamu, dan menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu.

إِنَّ لِلهِ تَعَالى مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فمُرْهَا فَلْتَصْبرْ وَلْتَحْتَسِبْ

Inna lillahi taala ma akhadza wa lahu ma a’tha wa kullu syai-in ‘indahu bi ajalin musamma famurha faltashbir wa tahtasib

Artinya: “Sesungguhnya Allah maha memiliki atas apa yang dia ambil dan dia berikan. Segala sesuatu mempunyai masa-masa yang telah ditetapkan di sisi-Nya. Hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala dari Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Pentingnya Membaca Doa untuk Orang Meninggal

Dalam agama Islam, penting bagi kita umat muslim yang masih hidup mendoakan orang-orang yang usdah meninggal. Alasannya adalah sebagai berikut:

1. Menunjukkan Kepedulian

Membaca doa untuk orang yang telah meninggal adalah cara untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap mereka. Doa ini mengungkapkan kasih sayang, rasa hormat, dan perhatian kita terhadap roh mereka yang telah berpindah ke alam akhirat.

2. Keberkahan bagi Almarhum

Doa yang kita panjatkan untuk orang yang telah meninggal dapat memberikan keberkahan bagi mereka. Dalam doa, kita memohon kepada Allah SWT agar mengampuni dosa-dosanya, memberikan rahmat, dan memasukkan mereka ke dalam surga-Nya.

Dengan melakukan ini, kita berharap agar almarhum mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT.

3. Menenangkan Keluarga

Membaca doa untuk orang yang telah meninggal juga memiliki manfaat bagi keluarga dan orang-orang yang ditinggalkannya.

Doa ini dapat memberikan penghiburan bagi keluarga dan ketenangan pikiran dalam menghadapi kehilangan yang mendalam. Doa tersebut juga menunjukkan dukungan kita kepada keluarga almarhum.

4. Mengingatkan pada Kematian dan Akhirat

Doa ini juga akan mengingatkan kita akan kenyataan bahwa kematian dan alam akhirat itu di depan mata. Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa hidup di dunia ini adalah sementara, dan akhirat adalah tujuan akhir yang abadi.

Membaca doa ini akan memperkuat kesadaran kita akan pentingnya persiapan spiritual dan amal saleh untuk menghadapi hari kematian.

5. Amal Jariyah bagi Orang Meninggal

Ketika membaca doa untuk orang yang telah meninggal, itu dihitung sebagai amal jariyah. Amal jariyah adalah amal yang terus memberikan manfaat kepada orang yang melakukannya, bahkan setelah mereka meninggal.

Doa yang kita panjatkan untuk orang yang telah meninggal dapat menjadi sumber pahala yang terus mengalir bagi kita dan juga bagi mereka.

Dalam Islam, ada beberapa doa yang biasa dibaca untuk orang yang telah meninggal. Namun, doa untuk orang yang telah meninggal bukanlah pengganti bagi perbuatan baik atau amal saleh yang dilakukan oleh orang tersebut selama hidupnya.

Oleh karena itu, selain membaca doa, juga sangat dianjurkan untuk memberikan sedekah atas nama almarhum.

Keutamaan Membaca Doa untuk Orang yang Telah Meninggal

Dalam Islam, membaca doa untuk orang yang telah meninggal memiliki keutamaan dan manfaat tersendiri. Berikut adalah beberapa keutamaan membaca doa untuk orang yang sudah meninggal dalam Islam beserta penjelasannya:

1. Memohonkan Rahmat dan Ampunan

Membaca doa untuk orang yang telah meninggal adalah bentuk kepedulian terhadap alhmarhum. Dalam doa tersebut, umat muslim memohonkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT untuk arwah orang yang meninggal.

Dengan berdoa, kita berharap agar Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada mereka, sehingga mereka dapat diterima di sisi terbaik-Nya.

2. Menjaga Hubungan dengan Orang yang Telah Meninggal

Doa merupakan sarana dan bentuk kita berkomunikasi dengan Allah SWT. Selain itu, doa juga dapat menjadi sarana untuk terus membina hubungan dengan orang yang telah meninggal.

Dalam doa, kita mengingat dan memohonkan kebaikan untuk mereka. Hal ini dapat membantu kita menjaga hubungan emosional dengan orang yang telah meninggal. Terutama orang-orang terdekat, kita akan mengenang kebaikan-kebaikan yang mereka lakukan selama hidup.

3. Mendatangkan Pahala

Membaca doa untuk orang yang telah meninggal merupakan perbuatan yang dianjurkan dalam Islam. Ketika kita berdoa untuk orang yang meninggal, kita berusaha melakukan amal shaleh dengan niat ikhlas semata-mata untuk mencari keridhaan Allah SWT.

Dalam menjalankan perintah agama ini, insya Allah kita akan mendapatkan pahala dan kebaikan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4. Menghibur Keluarga yang Ditinggalkan

Doa ini menunjukkan kepedulian kita terhadap keluarga yang berduka dan menjadi bentuk dukungan spiritual bagi mereka. Melalui doa, kita memohonkan kesabaran, ketenangan, dan kekuatan bagi mereka yang ditinggalkan untuk menghadapi kehilangan.

5. Menyadarkan Diri tentang Kematian dan Akhirat

Terakhir yang juga tak kalah penting adalah menjadi pengingat bagi kita tentang kehidupan di dunia ini sementara. Melalui doa tersebut, kita menyadari bahwa kematian adalah hal yang pasti. Akhirat akan menjadi tujuan akhir kita nanti.

Hal ini akan membuat umat muslim lebih sadar dan berusaha dalam mempersiapkan bekal menuju akhirat.  Kita sebagai umat muslim akan mengingat untuk terus menjalankan amal shaleh, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Membaca doa untuk orang yang telah meninggal adalah suatu amal yang dianjurkan dan penuh keberkahan. Doa tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang yang telah meninggal, keluarga yang ditinggalkan.

Doa ini juga memberikan manfaat bagi diri sendiri sebagai umat muslim yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Waktu yang Dianjurkan Membaca Doa untuk Orang Meninggal

Doa yang dibacakan bagi orang yang sudah meninggal memang bisa dibaca kapan saja. Akan tetapi, ada waktu-waktu yang dianjurkan bagi umat muslim untuk membaca doa tersebut. Waktu yang di maksud adalah:

1. Ketika Jenazah Disholatkan

Setelah jenazah dimandikan dan dikafani, umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan sholat jenazah. Pada saat sholat jenazah, biasanya dibacakan beberapa doa. Salah satunya adalah doa memohon ampunan bagi orang yang telah meninggal.

Doa ini bertujuan mendoakan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya dan menjadikannya sebagai orang yang diampuni.

2. Saat Pemakaman

Ketika jenazah akan dikuburkan, disunnahkan bagi hadirin untuk berdoa dan memohonkan ampunan untuk orang yang telah meninggal. Doa tersebut dapat berupa doa umum, seperti memohonkan ampunan, rahmat, dan pengampunan dosa kepada Allah SWT.

3. Setelah Pemakaman

Setelah prosesi pemakaman selesai, orang-orang yang masih hidup, terutama keluarga dan kerabat dekat, dapat melanjutkan untuk membacakan doa bagi orang yang meninggal. Doa ini bisa dilakukan di pemakaman atau di tempat lain, seperti di rumah. Tujuannya adalah untuk mendoakan dan memohonkan ampunan, kedamaian, dan kemuliaan bagi arwah orang yang telah meninggal.

4. Pada Hari-hari Tertentu

Dalam Islam, terdapat beberapa hari yang disarankan untuk mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Contohnya adalah pada hari Jumat, ketika umat Muslim dianjurkan untuk membaca Surat Al-Kahf dan memohonkan ampunan bagi orang-orang yang telah wafat.

Selain itu, pada hari-hari seperti 1 Muharram (Tahun Baru Hijriyah) dan 15 Sya’ban (Nisfu Sya’ban), umat Muslim juga dianjurkan untuk berdoa bagi orang yang telah meninggal.

Doa untuk orang meninggal adalah ungkapan cinta yang melampaui batas dunia ini, membawa kehangatan kepada mereka di alam akhirat. Melalui doa, kita dapat menemukan ketenangan dalam kesedihan, menyalurkan rasa kehilangan kita, dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Baca juga:

1717808520

By channa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *