[Update] Cara Cek iPhone Bekas Secara Detail Sebelum Membeli

DOWNLOAD VIDEO

Hayo, siapa yang di sini sering mencari Cara Cek iPhone Bekas Secara Detail Sebelum Membeli? Aplikasi semacam ini memungkinkanmu untuk membuat beragam video estetik dengan kualitas HD, loh. Menariknya, kamu nggak perlu lagi kok pakai kamera mahal seperti DSLR untuk melakukannya.

Buat yang belum tahu, bokeh effect di sini tidak merujuk pada video-video museum yang kerap dinikmati orang dewasa, melainkan sebuah efek yang membuat hasil tangkapan kameramu lebih menarik. Dengan menggunakan efek ini, kamu bisa membuat objek utama semakin jelas dan latar belakang lebih buram. Jadi lebih valuable, loh!

Nah, kalau kamu tertarik ingin mencari Cara Cek iPhone Bekas Secara Detail Sebelum Membeli, Jaka sudah siapkan beberapa rekomendasi terbaiknya di sini. Langsung simak aja, yuk!

Menaruh minat pada smartphone bekas tentu mengharuskan Anda untuk lebih teliti sebelum memutuskan untuk membelinya mengingat barang second pastilah berbeda kondisi dengan yang masih baru.

Jika Anda ingin beli iPhone bekas, maka sebaiknya cek iPhone bekas tersebut secara detail sebelum membuat keputusan, supaya Anda tidak dirugika dengan sejumlah uang yang telah Anda keluarkan.

Cara cek iPhone bekas secara benar untuk memastikan bahwa ponsel pintar buatan Apple tersebut masih layak untuk dibeli akan dijelaskan dalam artikel ini. Anda bisa menjadikannya sebagai bahan masukan apabila terdapat iPhone bekas yang membuat Anda tertarik untuk membelinya.

Seperti kebanyakan smartphone premium, iPhone terbaru memiliki nilai jual kembali yang tinggi, terutama jika untuk beberapa tipe yang relatif baru. Namun, seperti apa pun, ada risiko saat Anda membeli barang bekas.

Cara Cek iPhone Bekas Sebelum Membeli

Anda perlu memastikan iPhone dalam kondisi baik luar dan dalam serta aman. Ada beberapa cara untuk memeriksa iPhone sebelum Anda mengeluarkan uang hasil jerih payah Anda ke penjual. Perhatikan beberapa hal yang diuraikan dibawah ini jika ingin membeli iPhone second.

1. Coba Hidupkan iPhone

Anda bisa memulainya dengan menyalakan iPhone untuk memastikan bahwa iPhone melakukan booting dengan normal dan tidak dikunci oleh pemilik sebelumnya. Jika terkunci, Anda perlu waspada karena bisa saja iPhone tersebut adalah curian.

Jangan percaya penjual yang dengan begitu saja, misalkan dikatakan baterainya mati. Jika mereka mengklaim bahwa iPhone masih terkunci sampai mereka menjualnya, mintalah mereka membukanya di depan Anda untuk membuktikan kepemilikannya.

2. Cek Kerusakan Fisik

iPhone bekas pasti sangat potensial mengalami kerusakan fisik. Kerusakan seperti layar retak adalah yang paling mudah dikenali, tetapi Anda juga perlu mencari adanya goresan, penyok, perubahan warna, atau kerusakan fisik lainnya.

Periksa juga lensa kamera apakah ada goresan yang terlihat. Anda dapat mengetahuinya secara detail jika Anda memeriksa telepon secara langsung. Jika Anda mengobrol dengan penjual online, mintalah gambar ponsel dari segala sudut, dengan kondisi casing pelindung dilepas.

Pastikan foto yang mereka kirim termasuk foto close-up atau foto beresolusi tinggi sehingga Anda dapat memperbesar untuk melihat detail halusnya. Ketidaksempurnaan kecil tidak masalah, dan Anda dapat menggunakannya untuk menegosiasikan harga. Namun, penyok menunjukkan bahwa iPhone tersebut mungkin pernah dijatuhkan, sehingga Anda perlu mempertimbangkannya kembali.

3. Cek Kondisi Layar

Kondisi layar seperti terbakar juga bisa terjadi pada iPhone, jadi Anda perlu mengeceknya secara hati-hati. Pastikan tidak adanya kondisi tersebut dengan memutar video. Silahkan cek masalah lampu latar LCD di iPhone, terlebih untuk tipe iPhone lama yang tidak menggunakan layar Super Retina XDR dengan menampilkan slide putih solid.

4. Tanyakan Apakah Pernah Diperbaiki

Tanyakan kepada penjualnya apakah iPhone tersebut pernah diperbaiki, apakah layarnya masih original atau sudah pernah diganti. Jika ya, mintalah salinan nota perbaikan. Dengan ini, Anda dapat memverifikasi detailnya dan memastikan iPhone tersebut dibawa ke penyedia layanan perbaikan resmi Apple.

Penyedia pihak ketiga tanpa izin Apple dapat menggunakan komponen atau praktik tidak sah yang dapat memengaruhi kegunaan ponsel.

Misalnya, layar penggantian layar iPhone diluar layanan resmi Apple yang mungkin saja bisa tidak pas atau dapat memengaruhi fungsi sentuh. Kemudian, baterai yang tidak dalam kondisi baik mungkin tidak berfungsi secara normal dan tentu saja dapat merusak perangkat.

5. Periksa Port Pengisian Baterai

Silahkan Anda cek juga colokkan kabel pengisi baterai untuk memverifikasi bahwa kabel dapat mengisi daya dengan benar. Perhatikan port pengisian daya untuk memastikan Anda tidak melihat kerusakan atau kendala apa pun.

Cabut telepon dan periksa apakah telepon masih terisi daya dan baterai tidak cepat habis. Selain itu, bawalah sepasang headphone berkabel (yang terhubung dengan Lightning atau USB-C, tentu saja, karena iPhone tidak memiliki jack headphone) untuk memverifikasi bahwa iPhone tersebut berfungsi saat dicolokkan.

6. Verifikasi Nomor IMEI

Nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) sebuah ponsel seperti sidik jari digital untuk sebuah perangkat. IMEI ini mengonfirmasi bahwa ponsel tersebut sah dan memungkinkan Anda untuk mengetahui pembelian, kepemilikan, spesifikasi, dan banyak lagi.

Mintalah penjual untuk memberi tahu Anda nomor IMEI iPhone tersebut. Nomor IMEI dapat dilihat di menu Pengaturan, Umum, Tentang, atau tekan *#06#. Jjika pemilik lama masih memiliki kotaknya, nomor IMEI juga akan ada di bagian belakang kotak iPhone.

Nomor IMEI akan memberi tahu Anda negara, jaringan perangkat seluler, rincian garansi, versi sistem, dan spesifikasi lain yang dapat Anda sesuaikan dengan rincian yang diberikan penjual.

7. Verifikasi Nomor Seri

Nomor seri adalah bekal berikutnya yang dapat Anda gunakan untuk memverifikasi iPhone bekas asli atau bukan. Buka Pengaturan, Umum, Tentang (atau minta penjual melakukan ini dari jarak jauh), dan catat nomor serinya. Dari situ, Anda bisa mengetahui kapan iPhone diaktifkan dan apakah garansi resminya sudah habis.

Anda juga dapat memastikan bahwa spesifikasi penjual sudah benar dan Anda tidak mendapatkan ponsel dengan penyimpanan 128GB versus 256GB yang mereka klaim. Anda juga dapat mengeceknya melalui halaman yang disediakan Apple yang dapat Anda akses melalui link https://checkcoverage.apple.com/.

8. Tes Kondisi Hardware

Coba gunakan iPhone tersebut, misalkan bisa Anda coba untuk merekam video sehingga Anda dapat memverifikasi bahwa hal-hal seperti respons sentuhan dan tombol fisik masih berfungsi. Mintalah juga sipemilik untuk memperbarui iPhone ke OS terbaru yang didukungnya, yaitu iOS 17 (untuk iPhone XR dan yang lebih baru), lalu navigasikan iPhone menggunakan semua gerakan umum seperti ketuk, geser, dan perbesar/perkecil.

Anda juga bisa mencoba menggunakannya untuk internetan, buka App Store, cek Maps, lihat Pusat Kontrol, dan pilih aplikasi acak untuk mengukur seberapa normal performa iPhone bekas tersebut.

Selanjutnya, verifikasi juga bahwa biometrik juga berfungsi. Ini termasuk fitur seperti Face ID atau Touch ID (Anda harus meminta pemilik sebelumnya menunjukkannya untuk Anda). Anda juga dapat mengunduh aplikasi yang mendeteksi dan membaca kartu NFC dan mencobanya pada item apa pun yang mendukung NFC.

9. Cek Kamera

Cara cek iPhone bekas apakah masih bagus atau tidak yang selanjutnya adalah dengan mengecek kondisi dan hasil kamera. Tentunya sangat penting bagi Anda untuk memastikan kamera masih berfungsi dengan baik.

Anda dapat memeriksa kualitas foto dan memastikan tidak ada masalah, seperti kurang terang, bintik, atau retakan pada lensa. Coba Anda tes dengan memotret foto menggunakan kamera depan dan kamera belakang.

10. Uji Suara Speaker

Meskipun iPhone tahan terhadap kerusakan akibat air dan seringkali masih berfungsi dengan baik, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan permanen pada speaker. Speaker iPhone juga dapat mengalami kegagalan fungsi karena berbagai alasan lainnya.

Penting untuk menguji apakah speaker berfungsi pada volume penuh dan lebih rendah sebelum membeli iPhone bekas. Putar musik atau video dan nyalakan speaker secara maksimal. Juga, lakukan panggilan telepon sehingga Anda dapat memeriksa bahwa tidak ada kendala apapun.

Meskipun iPhone yang dijual tidak lagi memiliki kartu SIM atau eSIM yang aktif, Anda dapat meminta penjual untuk menghubungkannya ke Wi-Fi atau hotspot pribadi dan melakukan panggilan menggunakan aplikasi VoIP seperti FaceTime jika Anda mendiskusikan pembelian secara jarak jauh.

11. Cek Kondisi Baterai

Meskipun iPhone bekas yang Anda suka masih tampak bagus, namun jika baterai sudah dalam kondisi drop ini perlu menjadi pertimbangan Anda – apakah harus membelinya atau tidak. Bukan berarti membeli iPhone bekas yang baterainya sudah pernah diganti itu salah, hanya saja yang perlu diperhatikan adalah, kualitas baterai bawaan HP jauh lebih tahan lama katimbang baterai hasil gantian.

Anda dapat melihat kesehatan baterai iPhone melalui menu pengaturan. Buka Pengaturan, Baterai, dan Kesehatan Baterai, yang akan memberi tahu Anda kapasitas maksimum iPhone. Anda juga dapat melihat riwayat waktu pengisian daya, termasuk berapa lama waktu yang dibutuhkan baterai untuk diisi hingga tingkat tertentu dan seberapa sering ponsel diisi dayanya.

Kesimpulan

Sebelum membeli iPhone bekas, sebaiknya Anda memperhatikan berbagai hal dan berusaha lebih teliti karena smartphone bekas tentu tidak sama dengan smartphone baru. Silahkan lakukan pengecekan secara seksama agar Anda tidak merugi setelah memutuskan untuk membelinya.

1719227831

By channa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *