[Update] Cara Agar Lolos SNMPTN 2022 untuk Masuk PTN Impian

DOWNLOAD VIDEO

Hayo, siapa yang di sini sering mencari Cara Agar Lolos SNMPTN 2022 untuk Masuk PTN Impian? Aplikasi semacam ini memungkinkanmu untuk membuat beragam video estetik dengan kualitas HD, loh. Menariknya, kamu nggak perlu lagi kok pakai kamera mahal seperti DSLR untuk melakukannya.

Buat yang belum tahu, bokeh effect di sini tidak merujuk pada video-video museum yang kerap dinikmati orang dewasa, melainkan sebuah efek yang membuat hasil tangkapan kameramu lebih menarik. Dengan menggunakan efek ini, kamu bisa membuat objek utama semakin jelas dan latar belakang lebih buram. Jadi lebih valuable, loh!

Nah, kalau kamu tertarik ingin mencari Cara Agar Lolos SNMPTN 2022 untuk Masuk PTN Impian, Jaka sudah siapkan beberapa rekomendasi terbaiknya di sini. Langsung simak aja, yuk!

Cara Agar Lolos SNMPTN 2022 – Ada beberapa cara untuk diterima di perguruan tinggi negeri, salah satunya melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau biasanya disebut jalur undangan.

Melalui jalur ini, kamu nggak perlu mengerjakan tes, seperti yang diberikan pada UTBK SBMPTN, tetapi kamu perlu mengumpulkan nilai rapor yang baik dan karya atau portofolio tertentu sebagai penilaian terhadap kemampuan kamu.

Selain itu, akreditasi sekolah dan prestasi alumni di perguruan tinggi negeri terkait juga bisa lho jadi pertimbangan banyaknya kuota yang dibuka untuk menerima mahasiswa baru dari sekolah kamu.

Nah, karena pendaftaran SNMPTN 2022 semakin dekat, yuk cari tahu 9 tips yang perlu dilakukan agar bisa lolos diterima di perguruan tinggi negeri favorit kamu melalui jalur SNMPTN ini.

Tips Lulus SNMPTN dan Memaksimalkan Peluang Masuk Universitas Pilihan

Ilustrasi Berpikir (Dok. Freepik)

Setelah kalian mendapatkan informasi mengenai contoh nilai rapor yang diterima SNMPTN. Tahap selanjutnya adalah tips lulus dengan memperbesar peluang dengan memaksimalkan indikator yang telah dijelasin di atas. 

Memaksimalkan di sini pada prinsipnya adalah menyusun strategi cara mendapatkan SNMPTN. Misalnya strategi dalam memilih jurusan mana yang kira-kira probabilitasnya paling tinggi, tapi dengan tidak mengabaikan bidang yang kalian minati. 

1. Mencari tahu ketentuan dasar jalur SNMPTN

SNMPTN memberikan kuota penerimaan yang berbeda untuk setiap sekolah. Kuota tersebut ditentukan berdasarkan indeks sekolah.

Nah, indeks sekolah terdiri dari beberapa kriteria, di antaranya akreditasi sekolah, prestasi alumni di perguruan tinggi negeri terkait, nilai peserta SBMPTN yang diterima pada tahun sebelumnya, dan prestasi sekolah kamu. Kemudian, untuk mengisi kuota itu, barulah peringkat nilai siswa yang akan menentukan. Jadi, semakin tinggi nilai kamu berarti peluang masuk dalam kuota penerimaan SNMPTN dari sekolah kamu pun semakin besar.

Berikut adalah ketentuan kuota penerimaan di jalur SNMPTN berdasarkan akreditasi sekolah:

  • Akreditasi A: 40% terbaik di sekolah
  • Akreditasi B: 25% terbaik di sekolah
  • Akreditasi C dan lainnya: 5% terbaik di sekolah

2. Memfokuskan pilihan pada program studi yang diinginkan

Sudah tahu belum kamu akan masuk ke perguruan tinggi negeri mana dan program studi apa? Sebelum mendaftar SNMPTN, kamu harus yakin dulu dengan pilihan kamu.  Memilih perguruan tinggi negeri dan program studi ini tidak boleh asal pilih atau ikut teman ya! Usahakan memilih program studi yang sesuai dengan bakat dan kesukaan kamu sehingga kamu sudah yakin dan tidak akan menolaknya ketika nanti diterima melalui jalur SNMPTN.

“Caranya gimana supaya nggak salah pilih jurusan?”

Kamu bisa mulai dengan melihat nilai rapor kamu dari semester 1 sampai 5. Coba lihat, nilai mata pelajaran apa yang paling stabil dan meningkat. Untuk bisa diterima di SNMPTN, nilai rapor kamu nggak boleh anjlok, gengs. Nilai mata pelajaran yang relevan dengan jurusan yang akan kamu pilih harus terus meningkat.

Contohnya nih, untuk kamu yang ingin memilih jurusan Manajemen, maka nilai mta pelajaran IPS kamu seperti Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi harus baik. Atau kamu ingin memilih jurusan Sastra, maka mata pelajaran seperti bahasa Indonesia atau bahasa asing lainnya akan dipertimbangkan. So, sangat tidak dianjurkan untuk kamu lintas jurusan saat SNMPTN ya!

3. Memiliki nilai rapor yang konsisten dan pencapaian lain yang relevan

Nilai rapor haruslah konsisten, bahkan cenderung meningkat, jika ingin mendaftar SNMPTN (Sumber: waspada.co.id)

Karena tidak ada tes apapun di jalur SNMPTN, maka hal yang akan dilihat sebagai penilaian adalah nilai rapor siswa dari semester 1 sampai semester 5. Dengan begitu, nilai di rapor haruslah stabil atau konsisten, jangan sampai naik-turun di semester-semester tersebut, melainkan harus terus meningkat.

Tidak semua pelajaran akan dilihat nilainya ya, tetapi hanya mata pelajaran yang sesuai dengan program studi pilihan kamu. Misalnya, kamu memilih Fakultas Kedokteran berarti nilai yang akan dilihat adalah nilai mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Di samping itu, kamu juga bisa mengumpulkan pencapaian lain yang relevan untuk mendukung nilai rapormu, seperti sertifikat keikutsertaan dalam olimpiade sains.

4. Melihat daya tampung dan daya saing

Setelah tau harus memilih jurusan apa, what’s next? Cara lolos SNMPTN selanjutnya adalah kamu harus banyak-banyak riset. Cari tahu peluang kamu untuk lulus di prodi yang dipilih dengan melihat daya tampung serta peminatnya di tahun sebelumnya. Kamu bisa langsung cek di website resmi PTN masing-masing, atau kamu juga bisa lihat di laman resmi LTMPT.

Kamu bisa langsung cek perbandingan siswa yang mendaftar di SNMPTN tahun sebelumnya dengan daya tampung yang disediakan oleh program studi tersebut. Apabila jurusan pilihanmu memiliki persaingan yang ketat, maka kamu harus menyusun strategi lagi nih. Apakah nilai kamu cukup untuk bisa diterima, atau kamu bisa memilih jurusan lain yang lebih sepi peminat.

5. Punya portofolio dan sertifikat yang relevan

Portofolio WAJIB dilampirkan pada pendaftaran SNMPTN bagi kamu yang memilih jurusan di bidang Seni dan Olahraga. Selain nilai rapor, portofolio ini juga akan menjadi bahan pertimbangan kampus dalam memilih kamu. Portofolio yang kamu sertakan harus relevan dengan jurusan yang kamu pilih.

Contoh portofolio SNMPTN (Sumber: master-seni.com)

Isi portofolio merupakan kombinasi antara dokumentasi karya atau penampilan yang khusus kamu buat sesuai dengan instruksi untuk setiap bidang, dan dokumentasi karya atau penampilan yang telah dimiliki atau kamu buat sebelumnya semasa mengikuti pendidikan menengah. So, kamu wajib mencantumkan kemampuan atau hasil karya terbaikmu di portofolio. Hal ini penting guys, supaya peluang kamu semakin besar untuk lolos di jalur SNMPTN 

6. Cari tahu ketentuan khusus tiap PTN

Nggak kalah penting, kamu juga harus memperhatikan aturan khusus yang dimiliki oleh masing-masing PTN. Untuk lintas jurusan misalnya, kebijakan ini sudah diatur oleh masing-masing PTN. Apakah kamu bisa atau tidak mengambil jurusan di bidang yang berbeda dengan SMA/SMK kamu.

Untuk mendaftar ke ITB juga ada formulir peminatan yang harus kamu isi saat akan mengambil jurusan tertentu. Sebab, sistem penerimaan ITB membatasi pilihan hanya sampai ke tingkat fakultas. Jika kamu ingin memilih jurusan tertentu, ada form peminatan ITB yang harus diisi. So, kamu harus rajin cek website penerimaan di masing-masing PTN ya.

7. Bertanya kepada senior dan alumni yang diterima melalui jalur SNMPTN

Persiapan kamu untuk menghadapi jalur bebas tes ini juga bisa dilakukan dengan bertanya pada senior atau alumni yang diterima di jalur SNMPTN pada tahun-tahun sebelumnya, terutama yang diterima di program studi dan perguruan tinggi negeri yang sama dengan yang kamu tuju.

Kamu bisa bertanya bagaimana cara mereka belajar, dari mana mereka mencari tahu informasi soal indeks sekolah, atau bagaimana menghitung besarnya peluang diterima di program studi tersebut.

8. Mencatat tanggal-tanggal penting terkait pelaksanaan SNMPTN

Tanggal-tanggal penting terkait pelaksanaan SNMPTN harus diingat dan dicatat agar tidak kelewatan deadline-nya (Sumber: thrfun.com)

Setelah mempersiapkan diri dan nilai rapor dengan baik, kamu tak boleh lupa tanggal-tanggal penting terkait pelaksanaan SNMPTN, seperti kapan verifikasi berkas dan pendaftaran berlangsung.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lulus SNMPTN

 Ilustrasi Siswa sedang Belajar. (Dok. StockSnap on Freepik)

Merujuk pada sistem SNMPTN tahun-tahun sebelumnya, hal pertama yang mesti elo pahami sebagai syarat lulus SNMPTN 2022 adalah memaksimalkan penilaian SNMPTN dan mengetahui apa aja sih yang dinilai di SNMPTN itu. Semisal, apakah nilai naik turun bisa lulus SNMPTN?

Selama ini banyak yang menganggap kalo SNMPTN itu cuma bagus-bagusan nilai rapor, sehingga banyak sekolah yang naikin nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)-nya atau “meninggi-ninggikan” nilai siswanya.

Banyak anak dari sekolah yang bahkan mungkin belum terakreditasi memiliki nilai yang tinggi. Sedangkan ada pula siswa dari SMA yang sudah terakreditasi namun nilainya gak besar-besar banget. 

Nah, kalo masalahnya seperti ini, gimana dong? Apakah nilai yang dipakai untuk SNMPTN hanya dilihat dari nilai rapor? Tapi gimana kalau ada sekolah yang sengaja menaikan KKM supaya banyak siswanya bisa masuk SNMPTN? 

Tenang, sistemnya nggak gitu kok. Karena pada dasarnya setiap sekolah mempunyai standar berbeda-beda mengenai nilai. Ada yang standarnya tinggi dan ada yang rendah. Ada juga yang gurunya pelit ngasih nilai.

Tapi berhubung seleksi SNMPTN memakai nilai rapor, banyak sekolah menggunakan berbagai cara untuk memuluskan siswa-siswanya lulus SNMPTN, salah satunya adalah dengan mengobral nilai.

Berdasarkan hal tersebut, kalo PTN cuma melihat mentah-mentah nilai rapor, tentu siswa yang lolos belum diseleksi secara fair. Maka dari itu, selain nilai rapor dilihat juga syarat lain, yaitu indeks sekolah. 

Dengan kata lain, PTN pun selain melihat nilai yang ada di rapor juga akan melihat siapa pihak yang mengeluarkan rapornya.

Nah, kalo soal indikator seleksi SNMPTN, sebenernya cara penilaian SNMPTN dilakukan secara tertutup, jadi indikator penilaian tidak akan dipublikasikan secara rinci kepada sekolah maupun kepada siswa. 

Tapi jangan khawatir, universitas punya hak otonom tersendiri untuk mempublikasikan kriteria penilaian mereka, meskipun terkadang adalah kriteria yang umum. 

Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga (Unair) adalah dua universitas yang mempublikasikan kriteria kelulusan SNMPTN mereka, cek di sini ya untuk data lebih lengkapnya:

  1. Indikator Seleksi dari Universitas Gajah Mada
  2. Indikator Seleksi dari Universitas Airlangga

Secara umum, PTN lain akan menggunakan cara yang kurang lebih sama dalam menilai berkas-berkas pendaftaran kalian, meskipun tiap PTN bakal punya kebijakan tersendiri. 

Karena elo udah tau mengenai syarat lulus SNMPTN di dua universitas di atas, elo bisa langsung membuat strategi dan melihat kriteria penilaian berdasarkan indikator seleksi tersebut.

1. Faktor Kualifikasi Siswa

Syarat lulus SNMPTN ini melihat dari capaian siswa selama sekolah, dengan beberapa poin yang bisa menjadi penilaian antara lain:

  • Nilai rapor: meliputi besar nilai, konsistensi nilai, rata-rata nilai, dan nilai mapel tertentu
  • Prestasi siswa: bisa prestasi tingkat internasional, nasional, propinsi, hingga kabupaten/kota

2. Faktor Indeks Sekolah

Faktor kedua ini adalah syarat lulus SNMPTN yang melihat dari indeks nilai sekolah di suatu PTN. Indeks SMA X di PTN A bisa berbeda dengan indeks SMA X di PTN B. Beberapa poin yang bisa menjadi penilaian untuk kategori lulus SNMPTN ini antara lain adalah:

  1. Akreditasi: A, B, C, Tanpa akreditasi
  2. Jenis kelas: Akselerasi atau reguler
  3. IPK dan prestasi alumni di PTN yang dituju di PTN yang bersangkutan
  4. Nilai UTBK tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
  5. Banyak alumni SMA yang diterima di SNMPTN tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
  6. Track record sekolah di PTN yang bersangkutan
  7. Prestasi sekolah dalam perlombaan tingkat daerah/nasional/internasional

3. Faktor Pemerataan Daerah

Faktor ketiga ini adalah cara lulus SNMPTN yang berkaitan dengan kebijakan PTN untuk memberikan kuota/jatah kepada daerah yang kelak setelah lulus diharapkan bisa memajukan dan berkontribusi untuk daerah asal. 

Jadi bisa jadi beberapa siswa di daerah terpencil di Indonesia mendapatkan “jatah” daerah, meskipun sebetulnya nilai raport dan indeks sekolah mereka relatif tidak sebaik para pesaing peserta SNMPTN lain yang ada di kota besar.

Perlu diingat, bahwa faktor penilaian yang udah gue rangkum di atas merupakan perpaduan dari berbagai PTN. Artinya bisa saja PTN A, nggak memperhitungkan nilai UTBK tahun sebelumnya dan PTN B tidak memperhitungkan prestasi sekolah, atau bahkan ada kriteria penilaian lain di luar poin di atas. 

Tapi pada umumnya, PTN akan menilai seorang siswa lulus SNMPTN di universitas mereka kurang lebih memperhatikan tiga faktor di atas. Oke, buat strategi & tips lolos SNMPTN 2022 selanjutnya, kita kulik dulu soal nilai rapor.

Artikel ini tayang di

  • https://www.zenius.net/blog/tips-lulus-snmptn#Kesalahan_Umum_Siswa_dalam_Mendaftar_SNMPTN
  • https://www.ruangguru.com/blog/tips-lolos-snmptn

The post Cara Agar Lolos SNMPTN 2022 untuk Masuk PTN Impian appeared first on Rekomendasiterbaik.id.

1716766581

By channa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *